SEKAYU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah / Lintas Perangkat Daerah Tahun 2027 di Aula Handayani Disdikbud Muba, Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M, serta dihadiri oleh berbagai unsur perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jirak Jaya, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pusat Statistik (BPS), Ketua Baznas Kabupaten Musi Banyuasin, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Ketua Forum Pemangku Adat Kabupaten Musi Banyuasin, selain para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Disdikbud Muba.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba menyampaikan bahwa forum lintas perangkat daerah ini merupakan wadah penting untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan program pembangunan pendidikan agar sejalan dengan visi pembangunan daerah “Muba Maju Lebih Cepat.”
Ia menjelaskan bahwa melalui forum tersebut, berbagai program dan usulan dapat diintegrasikan sehingga perencanaan pembangunan pendidikan ke depan menjadi lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Beberapa fokus utama perencanaan pendidikan tahun 2027 antara lain sinkronisasi program prioritas pendidikan, revitalisasi satuan pendidikan, penguatan digitalisasi pembelajaran, serta penyelarasan indikator kinerja urusan pendidikan.
“Pembangunan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama melalui kolaborasi lintas sektor,” ujar Kepala Dinas dalam sambutannya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah menyampaikan rencana untuk mendorong siswa agar lebih aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan daerah sebagai sarana peningkatan literasi.
Dari sektor teknologi, Dinas Komunikasi dan Informatika mengusulkan penguatan jaringan digital melalui penyediaan internet satelit bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah blank spot, guna mendukung proses digitalisasi pembelajaran di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses jaringan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba juga menyampaikan rencana untuk menghadirkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam pembahasan lanjutan terkait perbaikan dan pembangunan akses jalan menuju sekolah. Hal ini dinilai sangat penting mengingat masih terdapat sejumlah sekolah di wilayah Musi Banyuasin yang akses jalannya mengalami kerusakan bahkan belum dilakukan pengaspalan maupun pengerasan, sehingga menyulitkan siswa dan tenaga pendidik dalam menjangkau satuan pendidikan.
Melalui sinergi dengan Dinas PUPR, diharapkan ke depan dapat dilakukan perbaikan maupun pembangunan infrastruktur jalan menuju sekolah, khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Sementara itu, perwakilan Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan dukungannya dalam mengoordinasikan dan mengintegrasikan berbagai usulan program lintas perangkat daerah tersebut ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, baik melalui RKPD maupun dokumen perencanaan lainnya. Hal ini dilakukan agar berbagai program prioritas di sektor pendidikan dapat diselaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah serta mendapatkan dukungan perencanaan yang tepat dan terarah.
Dalam forum tersebut, Ketua Forum Pemangku Adat Kabupaten Musi Banyuasin juga menyampaikan sejumlah usulan terkait pelestarian budaya daerah. Ia mengusulkan agar ke depan dapat direncanakan pembangunan rumah adat Musi Banyuasin sebagai pusat pelestarian budaya serta penguatan identitas daerah. Selain itu, juga disampaikan pentingnya pelestarian dan perlindungan cagar budaya Musi Banyuasin agar tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Usulan tersebut disampaikan mengingat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran dalam pengembangan dan pelestarian kebudayaan daerah, sehingga forum ini menjadi momentum yang tepat untuk menyampaikan aspirasi terkait penguatan sektor kebudayaan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Melalui forum perangkat daerah ini diharapkan tercipta sinkronisasi program antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga berbagai rencana kerja yang disusun dapat terintegrasi dengan baik dalam perencanaan pembangunan daerah serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan dan pelestarian kebudayaan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Di akhir kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba berharap forum tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan di Musi Banyuasin.