Sekayu, 21 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan penerimaan sekaligus pemberian apresiasi kepada dua siswa berprestasi, yakni M. Kianzhu P. Alfarobby dari SMP Negeri 6 Sekayu dan M. Zaffa P. Alfarobby dari SMA Negeri 2 Sekayu. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., didampingi Asisten I Setda Muba, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Yayan, S.E., M.M., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin Daud Amri, S.H., Kepala SMP Negeri 6 Sekayu, Kepala SMA Negeri 2 Sekayu, para guru pembimbing, serta kedua orang tua siswa yang turut memberikan dukungan penuh.
Kegiatan diawali dengan presentasi hasil penelitian yang dipaparkan langsung oleh kedua siswa. Dalam pemaparannya, mereka menjelaskan inovasi pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit yang diolah menjadi briquette (briket) sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini dinilai memiliki nilai guna tinggi, terutama bagi daerah perkebunan seperti Musi Banyuasin, karena mampu mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomis.
Kedua kakak beradik ini berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Peneliti Belia di bidang Lingkungan. Atas capaian tersebut, mereka akan mewakili Indonesia dalam ajang Lomba Penelitian Belia tingkat Internasional yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand.
Dalam arahannya, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H. menyampaikan bahwa Kabupaten Musi Banyuasin memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, khususnya dari sektor perkebunan kelapa sawit yang limbah cangkangnya belum dimanfaatkan secara optimal. Ia menilai penelitian yang dilakukan kedua siswa tersebut sangat relevan dan memiliki prospek besar untuk dikembangkan ke depan hingga tahap produksi.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Pelajari tidak hanya teorinya, tetapi juga praktiknya. Kita berharap hasil penelitian ini nantinya bisa dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomi sekaligus mengangkat nama baik Kabupaten Musi Banyuasin di kancah internasional,” tegasnya.
Sementara itu, orang tua siswa menyampaikan bahwa kedua anaknya saat ini merupakan bagian dari tim perwakilan Indonesia yang akan berlaga di tingkat internasional. Mereka juga telah mengikuti tahapan pembinaan secara bertahap, dimulai dari pembinaan tahap pertama di Bandung, dan akan melanjutkan pembinaan tahap kedua pada bulan Mei di Bandung, serta tahap ketiga pada bulan Agustus di Jakarta. Direncanakan, pada bulan Oktober 2026 keduanya akan bertolak ke Bangkok, Thailand untuk mengikuti kompetisi.
Dalam kesempatan tersebut, orang tua siswa juga menyampaikan harapan dan permohonan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah daerah, sekolah, maupun masyarakat, agar proses persiapan hingga keberangkatan dapat berjalan lancar.
“Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak, agar anak-anak kami dapat mempersiapkan diri dengan baik hingga saatnya berangkat ke Bangkok dan dapat memberikan hasil terbaik untuk Indonesia, khususnya Kabupaten Musi Banyuasin,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Yayan, S.E., M.M turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas prestasi yang diraih kedua siswa tersebut. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin mendukung penuh kegiatan ini dan siap berkontribusi dalam meningkatkan talenta-talenta muda di masa yang akan datang.
Melalui capaian ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi unggul, sejalan dengan visi daerah “Muba Maju Lebih Cepat”.