Sekayu, 21 Juli 2026 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kegiatan Pemetaan Gugus Belajar dan Lokus Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja bagi Satuan Pendidikan dengan Kinerja Terbaik Tahun 2026 di Aula Pusat Belajar Guru (PBG) Sekayu, Selasa (21/07/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh kepala satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja jenjang PAUD, PKBM, SD, dan SMP ini bertujuan memetakan gugus belajar sebagai dasar pelaksanaan Bimbingan Teknis BOSP Kinerja Tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola satuan pendidikan, implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta penguatan literasi dan numerasi di sekolah.
Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa sebanyak 74 satuan pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin menerima BOSP Kinerja Tahun 2026, terdiri dari 6 satuan pendidikan jenjang PAUD dan PKBM, 49 Sekolah Dasar (SD), serta 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP). BOSP Kinerja diberikan kepada satuan pendidikan yang berhasil menunjukkan capaian terbaik berdasarkan indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Susi Indriati, S.Pd.AUD., M.Si., serta Kepala Bidang Pembinaan SD Muri, S.Pd., M.Si.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan SD, Muri, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai momentum meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan serta pembagian gugus belajar yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Susi Indriati, S.Pd.AUD., M.Si.
Dalam arahannya, ia menjelaskan teknis pelaksanaan Bimbingan Teknis di masing-masing gugus sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antarsatuan pendidikan.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Bimbingan Teknis, seluruh penerima dibagi menjadi empat gugus belajar, yaitu:
• Gugus I meliputi Kecamatan Sekayu, Lais, Sungai Keruh, Plakat Tinggi, dan Jirak Jaya.
• Gugus II meliputi Kecamatan Sanga Desa, Babat Toman, Lawang Wetan, dan Batanghari Leko.
• Gugus III meliputi Kecamatan Babat Supat, Sungai Lilin, Keluang, Bayung Lencir, dan Tungkal Jaya.
• Gugus IV meliputi seluruh satuan Pendidikan penerima BOSP Kinerja yang berada di wilayah Kecamatan Lalan.
Pelaksanaan Bimbingan Teknis nantinya akan dipusatkan di salah satu sekolah anggota gugus yang memiliki lokasi paling strategis. Materi yang akan diberikan meliputi Implementasi Tata Kelola Sekolah, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta Implementasi Literasi dan Numerasi, sehingga setiap peserta memperoleh pendampingan yang lebih optimal sesuai karakteristik wilayahnya.
Sementara itu dalam kesempatan lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh satuan pendidikan yang berhasil meraih BOSP Kinerja Tahun 2026. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh warga sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh satuan pendidikan yang berhasil memperoleh BOSP Kinerja Tahun 2026. Ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Kami berharap melalui Bimbingan Teknis ini, sekolah tidak hanya mampu mengelola bantuan secara akuntabel, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Semoga praktik-praktik baik yang dimiliki sekolah penerima dapat menginspirasi satuan pendidikan lainnya sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin terus meningkat menuju Muba Maju Lebih Cepat," ujar beliau.
Melalui kegiatan pemetaan gugus belajar ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin optimistis pelaksanaan Bimbingan Teknis BOSP Kinerja Tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta menghasilkan peningkatan kualitas tata kelola, budaya mutu, dan pembelajaran pada seluruh satuan pendidikan penerima di Kabupaten Musi Banyuasin.