Sekayu, 21 Juni 2026 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan kegiatan Diseminasi Program Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (PKG-BK) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Aula Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juni 2026 ini dilaksanakan secara serentak di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan. Pembukaan kegiatan dilakukan secara daring oleh Ketua Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Ohorella Erma, M.I.Kom.
Dalam arahannya melalui Zoom, Dra. Ohorella Erma menyampaikan bahwa transformasi pendidikan yang tengah berlangsung menempatkan guru sebagai aktor utama perubahan. Menurutnya, Program Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (PKG-BK) merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran guru BK dalam mendampingi peserta didik menghadapi berbagai tantangan di era saat ini.
"Transformasi pendidikan membutuhkan guru yang terus belajar, beradaptasi, dan mampu memberikan layanan yang berkualitas kepada peserta didik. Guru BK memiliki peran penting dalam membangun karakter, memberikan pendampingan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan diseminasi PKG-BK bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan guru dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun komunitas belajar guru yang saling berbagi pengalaman, praktik baik, dan inovasi dalam pelayanan bimbingan dan konseling.
Kegiatan di Kabupaten Musi Banyuasin turut dihadiri secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M, serta perwakilan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, Ali Akbar, yang hadir bersama fasilitator daerah, panitia, serta guru-guru peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M., membuka kegiatan secara langsung di Aula Pusat Belajar Guru (PBG) Sekayu.
Dalam sambutannya, Kadis Dikbud Muba menyampaikan apresiasi kepada BGTK Provinsi Sumatera Selatan atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap diseminasi ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Musi Banyuasin.
Menurutnya, guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi peserta didik, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, sosial, dan emosional.
"Guru BK hadir sebagai pendamping, pembimbing, dan motivator bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi guru sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui semangat Muba Maju Lebih Cepat, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan yang bermutu.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Sobriadi, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa Program Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling menjadi salah satu upaya dalam menjawab tantangan masih terbatasnya jumlah guru BK di sejumlah satuan pendidikan.
Sobriadi berharap seluruh peserta dapat melakukan pengimbasan setelah kegiatan berakhir, baik melalui komunitas belajar maupun di sekolah masing-masing, sehingga materi dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Melalui kegiatan Diseminasi PKG-BK Tahun 2026 ini, diharapkan terbangun guru-guru yang semakin kompeten, kolaboratif, dan adaptif dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling, sehingga mampu mendukung terwujudnya pendidikan yang maju, berkualitas, dan berdaya saing di Kabupaten Musi Banyuasin maupun Provinsi Sumatera Selatan.