Sekayu, 24 Juni 2026 – Sebanyak 15 Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Musi Banyuasin resmi dikukuhkan dalam kegiatan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan yang dilaksanakan di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Musi Banyuasin, Hj. Patimah Toha, didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin, Liliyani Abdur Rohman Husen, S.Pd., serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin, ibu Siti Fatimah Syafaruddin, hadir pula Organisasi mitra diantaranya IGTKI Kabupaten Musi banyuasin beserta jajaran, HIMPAUDI Musi Banyuasin beserta jajaran
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, hadir Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Sutrisno, S.E., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Susi Indriati, S.Pd.AUD., M.Si., yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana kegiatan.
Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Musi Banyuasin, pengurus organisasi mitra PAUD seperti IGTKI dan HIMPAUDI, para Kasi dan Kasubag di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Sutrisno, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan ini bertujuan untuk mengesahkan legalitas kepengurusan Bunda PAUD Kecamatan sekaligus mengoptimalkan peran aktif Bunda PAUD dalam pembinaan, perluasan akses, serta peningkatan mutu layanan PAUD di wilayah masing-masing.
"Melalui pengukuhan ini diharapkan Bunda PAUD Kecamatan dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Musi Banyuasin," ujarnya.
Usai laporan panitia, sebanyak 15 Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Musi Banyuasin dikukuhkan secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Musi Banyuasin, Hj. Patimah Toha.
Dalam sambutan dan arahannya, Hj. Patimah Toha menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan. Ia menekankan pentingnya percepatan pembentukan kelompok kerja dan struktur Bunda PAUD hingga tingkat desa.
"Segera bentuk pokja dan struktur di tingkat desa, lakukan konsolidasi serta percepatan pengukuhan Bunda PAUD desa agar program kerja dapat segera menyentuh masyarakat hingga ke akar rumput," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya Gerakan Satu Tahun Pra-Sekolah sebagai hak dasar setiap anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
"Pastikan tidak ada satu pun anak usia dini di Bumi Serasan Sekate yang melewatkan satu tahun krusial ini. Satu tahun pra-sekolah merupakan hak dasar anak dan menjadi jembatan emas bagi kesiapan mental, sosial, dan akademik mereka," ujarnya.
Selain itu, Bunda PAUD Kabupaten juga menegaskan bahwa pelaksanaan PAUD Holistik Integratif tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan, tetapi juga harus terintegrasi dengan pemenuhan gizi, kesehatan, pengasuhan, dan perlindungan anak sebagai upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Ia mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan untuk menjalin kemitraan yang erat dengan camat, kepala desa, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat guna meningkatkan mutu layanan PAUD di daerah masing-masing.
Melalui penguatan peran Bunda PAUD hingga tingkat kecamatan dan desa, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap seluruh program pendidikan anak usia dini dapat berjalan secara optimal dan merata. Sinergi antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dunia pendidikan, serta masyarakat diharapkan mampu menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi masa depan. Upaya ini sejalan dengan visi Kabupaten Musi Banyuasin, "Muba Maju Lebih Cepat", melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing sejak usia dini.