SEKAYU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF) menggelar Pelatihan Kurikulum Keterampilan SIAP (Skema Integratif, Adaptif dan Produktif) dengan tema “Membangun Lulusan Pendidikan Kesetaraan yang Siap dan Berdaya Saing – Terampil, Adaptif, Mandiri, dan Produktif”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pusat Belajar Guru (PBG) Sekayu, Rabu (2/9/2026), dan dibuka secara resmi oleh Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Susi Indiriati, S.Pd.AUD., M.Si., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Susi Indriati menyampaikan bahwa pendidikan kesetaraan tidak hanya berorientasi pada pemberian ijazah, tetapi juga harus mampu membekali peserta didik dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Harapan kita, lulusan PKBM tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga memiliki skill atau keterampilan yang adaptif dan mampu mengikuti perubahan zaman. Mereka harus mampu mandiri, berdikari, serta membangun dan mengembangkan potensi dirinya,” ujar Susi.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut lembaga pendidikan kesetaraan untuk terus melakukan inovasi dalam memberikan bekal kepada peserta didik. Karena itu, keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran.
Pelatihan Kurikulum Keterampilan SIAP dilaksanakan selama tiga hari, 2–4 September 2026, dengan melibatkan tutor dan peserta didik dari sejumlah satuan pendidikan nonformal di Kabupaten Musi Banyuasin.
Dalam laporan panitia, Rika Pratiwi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan diikuti sebanyak 38 peserta, yang terdiri atas tutor dan peserta didik dari tiga lembaga pendidikan kesetaraan, yaitu:
1. SKB Musi Banyuasin, terdiri dari 3 tutor dan 11 peserta didik;
2. PKBM Bakti Nusa Lais, terdiri dari 2 tutor dan 10 peserta didik; dan
3. PKBM Nasyiah Sekayu, terdiri dari 2 tutor dan 10 peserta didik.
Rangkaian pelatihan dirancang dengan materi yang bersifat praktis dan aplikatif sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga pengalaman langsung yang dapat dikembangkan menjadi keterampilan produktif.
Pada hari pertama, peserta mengikuti Pelatihan Content Creator dengan narasumber Ahmad Zuhri, S.I.Kom., M.Si. (@infosekayu) bersama Wahyu dan tim (@sekayulucu). Materi ini diarahkan untuk mengenalkan peserta pada keterampilan kreatif di bidang konten digital yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan media sosial.
Selanjutnya, pada hari kedua, peserta mendapatkan pelatihan menanam seledri dan cabai dengan narasumber Elwin dari Dunia Statistika. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada peserta mengenai keterampilan bercocok tanam yang dapat dilakukan secara sederhana sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kegiatan produktif dan peluang usaha.
Sementara pada hari ketiga, peserta mengikuti pelatihan membuat souvenir dan bouquet bunga dengan narasumber Desi Ratnasari dari DRS Florist. Peserta dibekali keterampilan kreatif yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kegiatan maupun menjadi peluang usaha mandiri.
Melalui pelatihan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin berupaya memperkuat implementasi pendidikan kesetaraan agar semakin relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kurikulum Keterampilan SIAP diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun lulusan pendidikan kesetaraan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga terampil, adaptif, mandiri dan produktif.
Dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, para peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, melihat peluang di lingkungan sekitar, serta memiliki kepercayaan diri untuk menciptakan aktivitas produktif yang dapat mendukung kemandirian mereka di masa depan.