**SEKAYU, MUBA** – Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., membuka Lomba Senjang dan Gaplek dalam rangka HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin di Stable Berkuda Sekayu, Kamis (8/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan TNI dan masyarakat.
Mengusung tema *“Budayake Senjang, TNI Kuat Bersama Rakyat”,* kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin *Yayan, S.E., M.M.,* didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Habiburahman, S.E., M.Si. Turut hadir Dandim 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Irwan Antony S., tokoh kesenian, serta masyarakat.
Ketua Pelaksana H. Yusnin, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung selama dua hari, 8–9 Oktober 2026. Lomba Senjang kategori pelajar diikuti 26 peserta atau 13 pasangan, sedangkan kategori umum diikuti 24 peserta atau 12 pasangan. Peserta kedua kategori berasal dari 15 kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Sementara itu, lomba Gaplek kategori umum diikuti 256 pasangan atau 512 peserta dari 15 kecamatan dengan menggunakan 109 meja. Rangkaian perlombaan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menghidupkan kembali kesenian dan permainan tradisional, serta menumbuhkan semangat kebersamaan.
Panitia menyediakan hadiah bagi juara I, II, dan III Lomba Senjang kategori pelajar maupun umum masing-masing sebesar Rp4 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta, dilengkapi trofi dan piagam penghargaan. Bupati Musi Banyuasin turut memberikan tambahan hadiah masing-masing Rp1 juta bagi para juara. Adapun lomba Gaplek menyediakan hadiah juara I, II, dan III masing-masing sebesar Rp4 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta, beserta trofi dan piagam, serta bonus masing-masing Rp1 juta dari Dandim 0401/Muba.
Dalam sambutannya, Dandim 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan TNI bersama masyarakat sekaligus melestarikan budaya daerah. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut diharapkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memadukan pelestarian budaya dan kebersamaan masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta menjadikan perlombaan sebagai sarana mempererat silaturahmi. Bupati kemudian secara resmi membuka Lomba Senjang dan Gaplek dalam rangka HUT ke-81 TNI dan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin.
*Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Yayan, S.E., M.M., menegaskan bahwa* Senjang merupakan bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat Muba yang harus dijaga bersama. Pelaksanaan Lomba Senjang dikoordinasikan oleh panitia dari Bidang Kebudayaan Disdikbud Muba bersama para tokoh kesenian Senjang di Kabupaten Musi Banyuasin.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan mempelajari kesenian Senjang agar terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi pemerintah, tokoh kesenian, satuan pendidikan, dan masyarakat. Kami ingin memastikan budaya lokal tetap lestari serta menjadi kebanggaan Bumi Serasan Sekate, sejalan dengan semangat Muba Maju Lebih Cepat,” ujar Yayan.
Melalui penyelenggaraan Lomba Senjang dan Gaplek ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin berharap pelestarian kesenian dan permainan tradisional terus mendapat ruang di tengah masyarakat. Keterlibatan generasi muda, dukungan para seniman, serta kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah sekaligus memperkuat persaudaraan dalam momentum HUT ke-81 TNI dan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin.