*MANGUN JAYA, MUBA* – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait keluhan kesehatan yang dialami sejumlah siswa SD Negeri 1 Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (30/9/2026).
Kejadian bermula setelah siswa menerima dan menyantap menu MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Musi Banyuasin Mangun Jaya 1. Tidak lama setelah menyantap makanan, sejumlah siswa mulai merasakan keluhan kesehatan seperti pusing, gemetar, mual, sakit perut hingga muntah.
Mengetahui adanya keluhan tersebut, pihak SD Negeri 1 Mangun Jaya bergerak cepat melakukan penanganan dengan membawa siswa yang mengalami keluhan ke Puskesmas Babat Toman. Langkah tersebut dilakukan agar para siswa segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Berdasarkan penanganan di Puskesmas Babat Toman, para siswa yang mengalami keluhan tidak memerlukan rawat inap. Setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan, mereka diperbolehkan pulang untuk beristirahat serta tetap dilakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masing-masing.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi para siswa serta memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kejadian di SD Negeri 1 Mangun Jaya.
Pada Jumat (2/10/2026), dilakukan pertemuan dan komunikasi bersama wali siswa, pihak pelaksana MBG, Korwil/UPTD Babat Toman dan Polsek Babat Toman. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan tanya jawab serta penyampaian kondisi terkini para siswa dan berbagai masukan dari wali siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin *Yayan, S.E., M.M., dalam pertemuan tersebut diwakili oleh **Kepala Bidang Pembinaan SD, Muri, S.Pd., M.Si.* Kehadiran Disdikbud Muba merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan terhadap peserta didik berjalan dengan baik sekaligus memperkuat koordinasi antara sekolah, orang tua, dan pihak terkait lainnya.
Dari hasil pemantauan pada Jumat (2/10/2026), kondisi para siswa yang sebelumnya mengalami keluhan telah membaik. Para siswa telah sehat dan dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Bahkan, sejumlah siswa sudah kembali mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.
Dalam pertemuan bersama wali siswa, disampaikan pula sejumlah masukan terkait pelaksanaan MBG. Salah satu masukan yang disampaikan adalah agar perhatian terhadap menu makanan dan pemberian buah bagi siswa dapat lebih ditingkatkan. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi dan koordinasi bersama agar pelaksanaan program dapat terus diperbaiki.
Disdikbud Muba juga mengapresiasi langkah cepat pihak SD Negeri 1 Mangun Jaya yang segera membawa siswa ke Puskesmas Babat Toman ketika mengetahui adanya keluhan kesehatan. Respons cepat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan siswa memperoleh penanganan medis secara tepat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin terus mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan peserta didik dalam setiap kegiatan di lingkungan sekolah. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan dapat ditangani dengan baik.
Saat ini, kondisi siswa yang sebelumnya mengalami keluhan telah dinyatakan membaik dan sebagian telah kembali bersekolah. Disdikbud Muba berharap proses pembelajaran dapat kembali berjalan normal serta berbagai masukan dari wali siswa menjadi bahan evaluasi bersama untuk mendukung pelaksanaan MBG yang aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan peserta didik.