Berita

Rapat Evaluasi Kabut Asap Muba Perkuat Langkah Perlindungan Kesehatan dan Aktivitas Pendidikan

  Senin, 05 Oktober 2026     43
Rapat Evaluasi Kabut Asap Muba Perkuat Langkah Perlindungan Kesehatan dan Aktivitas Pendidikan

SEKAYU, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat langkah penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutbunlah) yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Perkembangan Kabut Asap Kabupaten Musi Banyuasin, yang digelar di Ruang Rapat Randik, Senin (5/10/2026).

Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Musi Banyuasin, *H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., C.M.A.* Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin *Yayan, S.E., M.M.*, didampingi Kabid Pembinaan SD Muri, S.Pd., M.Si., Kabid Pembinaan Ketenagaan Sobriadi, S.Si., M.Pd., Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Susi Indriati, S.Pd.AUD., M.Si., serta jajaran pegawai Dikbud Muba. Turut hadir perwakilan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Dalam paparannya, BPBD Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan sejak Januari hingga saat ini, tercatat sebanyak 2.577 titik api (hotspot) di wilayah Muba. Kondisi tersebut masih menjadi perhatian karena berdasarkan perkiraan cuaca, curah hujan pada Oktober 2026 masih relatif rendah, sehingga potensi terjadinya kebakaran dan dampaknya terhadap kualitas udara perlu terus diantisipasi.

Dari sektor kesehatan, Dinas Kesehatan melaporkan bahwa hingga September 2026 telah terpantau 6.707 kasus gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Sementara itu, pada minggu pertama Oktober 2026 tercatat 471 kasus. Data tersebut menjadi perhatian bersama dalam menentukan langkah perlindungan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan warga sekolah.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup melaporkan bahwa berdasarkan pemantauan kualitas udara pada hari ini, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada angka 151, yang masuk dalam kategori Tidak Sehat. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar perlunya penyesuaian aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan.

*Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Yayan, S.E., M.M. menegaskan bahwa* pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, termasuk menerima laporan dari kepala satuan pendidikan secara langsung maupun melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Dikbud Kecamatan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan menjadi prioritas dalam menghadapi kondisi kabut asap.

*Sebagai tindak lanjut hasil rapat,* Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin akan menerbitkan Surat Himbauan tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Musibah Kabut Asap pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin. Surat tersebut ditujukan kepada Korwil Dikbud Kecamatan serta seluruh satuan pendidikan PAUD/TK/RA, SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Musi Banyuasin. 

Dalam himbauan tersebut, satuan pendidikan diminta menghentikan sementara kegiatan di luar kelas, seperti olahraga, upacara bendera, ekstrakurikuler dan jam istirahat di luar ruangan hingga kualitas udara membaik. Seluruh peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan juga dihimbau menggunakan masker, sementara durasi pembelajaran dapat dikurangi atau disesuaikan apabila intensitas kabut asap mengganggu kesehatan. 

Selain itu, kepala satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/daring, khususnya apabila ketebalan asap atau ISPU di sekitar sekolah dinilai membahayakan kesehatan warga sekolah. Satuan pendidikan juga diminta mengoptimalkan UKS, menyediakan pertolongan pertama dengan minim paparan asap, mendorong peserta didik memperbanyak konsumsi air putih, buah dan sayur, serta terus memantau informasi resmi kualitas udara. 

Himbauan tersebut mulai berlaku sejak 5 Oktober 2026 dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan ISPU di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Muba dalam memastikan masyarakat tetap terlindungi sekaligus menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di tengah kondisi kabut asap. 

Yayan berharap seluruh satuan pendidikan dapat merespons kondisi kabut asap secara cepat, tepat dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga sekolah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan menyampaikan laporan kondisi sekolah secara berkala, sehingga kebijakan pendidikan dapat disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara di masing-masing wilayah.

MUBA
Jl. Kol. Wahid Udin No.431, Serasan Jaya, Kec. Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan 30711
disdikbud@mubakab.go.id
(0714) 321412
  • Pengunjung :
  • Hari Ini 378
    Hit 574
    Total 209.863
    Total Hit 3.492.579
    Online 3
© Copyright 2023 - 2026 . Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Musi Banyuasin    
Powered by mt Delapan Enam Solution   D.E.S