SEKAYU, MUBA — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Lomba Olahraga Tradisional di Halaman Kantor Bupati Musi Banyuasin, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet, S.H., didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Yayan, S.E., M.M.
Kegiatan olahraga tradisional ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus upaya mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga melalui permainan tradisional yang sederhana, meriah, dan sarat nilai kebersamaan.
Dalam laporan ketua panitia, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Musi Banyuasin Indita Purnama, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan kembali budaya olahraga tradisional di tengah masyarakat. Permainan tradisional diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana olahraga yang dapat dilakukan secara sederhana sekaligus mempererat kebersamaan.
*Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Yayan, S.E., M.M., mengapresiasi pelaksanaan lomba olahraga tradisional tersebut.* Menurutnya, olahraga tradisional memiliki nilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan perubahan pola kehidupan membuat anak-anak saat ini semakin jarang mengenal permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Yayan berharap kegiatan olahraga tradisional dapat terus dikembangkan dan tidak hanya dilaksanakan pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.
_“Harapan kami ke depan, olahraga tradisional ini bisa lebih sering dilaksanakan, baik di lingkungan pemerintahan, masyarakat maupun di satuan pendidikan. Anak-anak di sekolah juga perlu dikenalkan dengan permainan tradisional sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pelestarian budaya,”_ katanya.
Adapun perlombaan yang digelar meliputi tarik tambang, balap karung, dan terompa panjang dengan peserta yang berasal dari dinas dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Antusiasme peserta terlihat tinggi. Untuk lomba tarik tambang tercatat sebanyak 110 peserta, balap karung sebanyak 250 peserta, dan terompa panjang sebanyak 292 peserta.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap olahraga tradisional dapat terus dilestarikan dan kembali menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, khususnya sebagai sarana menjaga kebugaran, membangun kebersamaan, serta memperkuat semangat gotong royong.
Semangat kemerdekaan pun tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kegiatan yang menghidupkan kebersamaan dan membangun masyarakat yang sehat, aktif, berkarakter, serta mencintai budaya daerah, sejalan dengan semangat pembangunan *“Muba Maju Lebih Cepat.”*