Berita

Evaluasi Karhutbunlah, Pemkab Muba Pastikan Kondisi Membaik dan PTM Kembali Normal

  Rabu, 23 September 2026     51
Evaluasi Karhutbunlah, Pemkab Muba Pastikan Kondisi Membaik dan PTM Kembali Normal

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Evaluasi Perkembangan Kondisi Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (23/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Randik.

Rapat dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Musi Banyuasin, Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., C.M.A., dan diikuti sejumlah perangkat daerah terkait. Rapat membahas perkembangan terkini Karhutbunlah, kondisi kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dan penyelenggaraan pendidikan.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M., didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD Muri, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan SMP Muhamad Husyaini, S.Pd., M.Si., serta Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Sobriadi, S.Si., M.Pd.

Hadir pula Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Musi Banyuasin Marko Susanto, S.STP., M.Si., perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, perwakilan Kecamatan Sekayu, serta unsur perangkat daerah terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, BPBD Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, titik hotspot di wilayah Musi Banyuasin mengalami penurunan yang signifikan seiring turunnya hujan di berbagai wilayah. Kondisi tersebut turut mendukung membaiknya situasi Karhutbunlah dan kualitas udara di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Dari sisi kualitas udara, berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menggunakan perangkat Air Quality Monitoring System (AQMS) dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Banyuasin Nomor B-660/745/DLH/2026 tanggal 23 September 2026, tercatat nilai PM2.5 sebesar 98 dengan status kualitas udara kategori SEDANG.

Sementara itu, dari aspek kesehatan, dalam rapat disampaikan bahwa data pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di rumah sakit tidak mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah daerah dalam melihat dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Perkembangan kondisi Karhutbunlah, penurunan titik hotspot, membaiknya kualitas udara, serta kondisi kesehatan masyarakat kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Hasil rapat koordinasi evaluasi penanganan dampak kabut asap yang dilaksanakan pada 23 September 2026 menjadi salah satu dasar diterbitkannya Surat Edaran Nomor 400.3/403/DIKBUD/2026 tentang pencabutan Surat Edaran Bupati Musi Banyuasin Nomor 400.3/391/DIKBUD/2026 tentang penyesuaian jadwal kegiatan belajar mengajar dan penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai dampak buruk kabut asap di Kabupaten Musi Banyuasin.

Dengan diterbitkannya surat edaran tersebut, seluruh kegiatan proses belajar mengajar pada satuan pendidikan PAUD/TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs se-Kabupaten Musi Banyuasin kembali dilaksanakan melalui Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh di sekolah mulai 24 September 2026

Kepala satuan pendidikan diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana sekolah serta mengondisikan kembali lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Dalam arahannya, Asisten I Ardiansyah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan menyusul kondisi Karhutbunlah yang mulai membaik. Ia juga mengingatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk tetap menggunakan masker serta menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas.

udara.

MUBA
Jl. Kol. Wahid Udin No.431, Serasan Jaya, Kec. Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan 30711
disdikbud@mubakab.go.id
(0714) 321412
  • Pengunjung :
  • Hari Ini 292
    Hit 833
    Total 205.866
    Total Hit 3.480.860
    Online 3
© Copyright 2023 - 2026 . Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Musi Banyuasin    
Powered by mt Delapan Enam Solution   D.E.S